Sistem Informasi Nasional, Hari Ini

July 17, 2011 § 6 Comments

Indonesia, sebagai negara berpenduduk keempat (atau mungkin bahkan ketiga?) terbanyak di dunia, sudah seharusnya memiliki sistem informasi yang, setidaknya, memadai. Puluhan provinsi, ribuan bahkan mungkin jutaan pulau, lebih dari 200 juta orang penduduk adalah sebab utama diperlukannya sebuah sistem informasi nasional yang cukup.

Sayangnya, 66 tahun Indonesia merdeka, belum cukup untuk menciptakan sebuah sistem informasi berskala nasional yang capable. Mengapa Saya katakan demikian? Mudah saja. Indonesia seperti kesulitan menghadapi era di mana informasi begitu cepat mengalir. Indonesia seakan gagap saat harus berhadapan dengan penyebaran informasi secara merata, cepat, tepat, dan, murah. Ke mana saja kita 66 tahun terakhir?

Infrastruktur buruk

Ya, masalah klasik. Bahkan inilah cikal bakal seluruh masalah sistem informasi Indonesia berasal. Infrastruktur jaringan informasi di Indonesia, menurut saya, sangatlah buruk. Pembaruan infrastruktur yang terkesan terlambat membuat penyebaran informasi menjadi begitu lambat. Di saat negara lain sudah mulai menggunakan fiber-optic, kita masih bergulat dengan koneksi buruk. Di saat negara lain sudah ber-wi-max, Indonesia masih (dan sepertinya akan tetap) berharap pada 3G.

Namun sepertinya pemerintah mulai tergerak untuk meningkatkan infrastruktur di seluruh Indonesia. Ya, setidaknya, daerah sekitar rumah saya yang bisa dibilang kampung, sudah mulai dilengkapi dengan Fiber Optic. Well, tidak hanya itu. Menkominfo tercinta kita, Tifatul Sembiring saat ini sedang disibukkan dengan Palapa Ring Project. Proyek besar berskala nasional ini adalah salah satu upaya pemerintah untuk menghubungkan 6 pulau besar di Indonesia dalam satu jaringan berkecepatan tinggi.

Yeah, Palapa Ring Project memang sounds so awesome dan menjanjikan. Semoga saja prakteknya seindah teori yang telah dipaparkan Menkominfo tercinta di atas. If it is, proyek ini dapat menjadi sebuah terobosan baru dan perombakan total dari buruknya infrastruktur di Indonesia.

Penyebaran Informasi, Gagal

Tahukah Kamu kalau Indonesia itu bukan hanya Pulau Jawa? Pastinya. Tapi tahukah Kamu jika informasi seringkali berpusat di Pulau Jawa saja? Berapa banyak orang yang tinggal di Papua, mendapat informasi secepat dan seakurat orang yang tinggal di, Bandung?

Masalah lain dari sistem informasi Indonesia adalah kurang meratanya informasi. Lagi-lagi, sumber utama masalah ada di infrastruktur yang buruk. Sulitnya pemerataan informasi ke pelosok daerah, dikarenakan buruknya infrastruktur, berakibat buruk pada kualitas dan kuantitas informasi yang diterima penduduk yang sayangnya-kurang-beruntung tinggal di daerah. Seyogyanya, hal ini tidak boleh terjadi. Perbedaan kualitas dan kuantitas informasi tidak boleh terjadi, walaupun lokasi dan kondisi geografis berbeda jauh.

Peningkatan kuantitas tidak sejalan dengan kualitas

Pengakses informasi (baca: Internet) di Indonesia meningkat begitu tajam 10 tahun terakhir. Itu berarti, kuantitas pengakses informasi, meningkat. Begitu juga dengan kuantitas informasi, melejit. Namun, bagaimana dengan kualitas medium pengakses? Sayangnya, tidak sejalan dengan itu semua. Mungkin bisa dibilang internet yang kita pakai saat ini masih menggunakan jaringan yang, mungkin, masih menggunakan jaringan 5-10 tahun lalu. Problem? Pastinya. Itulah mengapa saya mengatakan sudah saatnya pemerintah membangun infrastruktur baru guna memudahkan akses informasi dari mana saja. Ayolah, pemerintah, lanjutkan! Lebih cepat lebih baik!

Terpolitisasi, dan termonetisasi

Sepertinya sulit mengharapkan satu saja masalah di Indonesia ini yang tidak dipolitisasi, dan dimonetisasi. Memang, pengetahuan saya masih begitu rendah untuk berbicara tentang hal-hal tinggi semacam ini. Lalu mengapa saya berani menuliskan ini? Well, simple. Salah seorang teman saya, yang adalah seorang developer untuk jaringan WiMax, pernah bercerita tentang betapa politik pun sudah merasuki dunia sistem informasi. Singkatnya, beberapa provider besar tanah air, yang sudah nyaman dengan 3G mereka, merasa terancam dengan kehadiran WiMax. Mereka tentunya tidak ingin pelanggan setia mereka, yang jumlahnya jutaan tersebut pindah ke lain hati. Alhasil, mereka ‘membeli’ semacam hak paten penggunaan WiMax di beberapa kota besar. Untuk apa? Untuk tidak digunakan. Iya, istilah kerennya, mereka ‘memarkir’ barang baru ini, agar barang dagangan lama mereka tetap laku. Agak menyedihkan, bukan? 🙂

Nah, begitulah sebagian pendapat Saya tentang sistem informasi Indonesia saat ini.

Apa pendapatmu?

Advertisements

Tagged: , ,

§ 6 Responses to Sistem Informasi Nasional, Hari Ini

  • G tea says:

    itulah perlunya teknologi di jaman seperti sekarang ini. agar tidak terjadi miss communication antara satu orang dengan yang lainnya. dan juga lebih memudahkan semua kegiatan yang bersifat komputerisasi.

  • “Provider memarkir WiMax?? Wow.. Unbelievable!”
    Ternyata provider besar pun mempunyai pemikiran yang sama dengan oknum-oknum pemerintahan yang hanya ingin ‘Menang Banyak’. Sangat tragis dan kronis bangsa ini dihadapkan masalah yang itu-itu terus. Masalah yang lebih besar dari infrastruktur yang buruk adalah moral individu yang masih banyak mementingkan keperluan pribadi, malah sekarang si Provider ini mau jadi seperti oknum-oknum itu.
    “CKCK..”

    • Definitely.

      Well ini juga kan cuma bisikan-bisikan yang belum pasti kebenarannya.

      But it sounds so real huh 😀

      Mari berdoa supaya Wi-Max cepat enyebar di Indonesia. Mari kita bikin group di Facebook “1 Juta Pengguna Facebook Dukung WiMax Masuk Depok”.

  • adhi ganteng says:

    ternyata di dunia telco pun ada politisasi.. :O
    hm, nice info

  • mirma yudha says:

    ooowww.. gitu toh *hmmm..*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Sistem Informasi Nasional, Hari Ini at a ranger's daily life..

meta

%d bloggers like this: